Select Your Language

Rabu, 19 Februari 2014

Tetap Bersabar ya...

“Berkali-kali ku bilang! Sabarku pasti ada batasannya!!”. “Aku capek! Kesabaranku udah habis!”
Kalo dipikir-pikir batasan kesabaran sampai mana? Sampai Anyer ke Panurukan kah? Hehehehhe. Masyaallah.
J Islam tak mengenal batasan kesabaran.
Begini Sahabat-sabatku yang dirahmati Allah... Pada kesempatan postingan ini saya mencoba untuk mengupas, letak kesabaran manusia itu dimana.
Nabi saw bersabda “Barang siapa menahan kemarahannya, padahal ia sanggup melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan seluruh mahluk hingga dia disuruh memilih bidadari mana yang ia kehendaki”. (Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dalam   riwayat yang lain  oleh Al-Tabrani, bermaksud:
Aku bertanya,  Ya Rasul Allah, tunjukkan kepada saya satu amalan yang membolehkan saya masuk kedalam Syurga? Jawab Baginda “Jangan kamu marah bagi kamu Syurga”.
 Subhanaallah begitu indahnya balasan bagi orang yang berhasil menahan kemarahannya. Hmmm... Siapa yang ndak suka punya bidadara/i syurga yang cakep-cakep, terjaga matanya dari hal yang diharamkan, masih muda dan sangat tampan serta cantik jelita?
Subhanaallah.. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan beberapa tips unik yang teramat mujarab jika kita terlibat dalam pertikaian dengan sesama muslim terlebih jika mereka adalah orang tua kita.
Berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa.” Ya begitulah bunyi surah Al-An’am ayat 151. Sungguh perintah Allah bagi manusia.  Untuk Berbirrul Walidain. Namun bagaimana cara mengatasi jika kita terperangkap dalam pertikaian dengan mereka, hal yang sangat dilarang oleh Allah tersebut?
Nah ini adalah beberapa tips penting yang sempat dirangkum dari beberapa sumber shahih.

1.   Bacalah Ta’awudz
Kawan fiillah, nampaknya tips ini sangat penting untuk kita amalkan. Sebab sebuah riwayat hadits telah menunjukan kemanjuran tips ini. Nabi saw pernah melihat dua orang yang saling mencela, satu dari keduanya. Lalu Nabi saw bersabda, “Aku mengetahui satu kalimat, seandainya dia mau membacanya niscaya reda marahnya, andai saja ia mau mengucapkan A’udzubillahi minnasysyaitanirrajim. (Bukhari Muslim).

2.  Berwudhulah
Kawan-kawan fiirahimakumullah, Nabi saw bersabda “Sesungguhnya marah itu dari syetan, sedangkan syetan diciptakan dari api, dan api hanya dapat dipadamkan dengan air, maka apabila salah seorang dari kalian sedang marah hendaknya berwudhu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud). Nah inilah salah satu obat anti marah, jika syetan menggebu dalam amarah. Silahkan deh dicoba.

3.  Ingatlah Allah
Kawanku, cobalah dengar asma Allah. Asma yang begitu indah. Begitu agung. Baca dan dengarlah ayat-ayatNya. Seperti apa yang dilakukan Umar bin Khattab ketika amarah menguasai dirinya. Abdullah bin Umar mengatakan, “sungguh aku tidak pernah melihat Umar marah, lalu diingatkan Allah disisnya atau ditakut-takuti akan Allah, atau dibacakan ayat melainkan beliau pasti terhenti dari marahnya.” Bahkan pernah suatu ketika Umar memanggil seorang sahabat dengan marah sambil membawa cambuk, maka sahabat itu berkata pada Umar, “Aku ingatkan kamu akan Allah!” maka Umar langsung membuang cambuknya seraya berkata, “Sungguh kamu telah mengingatkanku akan suatu urusan yang besar.” Astaghfirullah, semoga Allah mengampuni segala kesalahan kita.

4.  Cobalah untuk Duduk dan Berbaringlah
Ini adalah hal yang perlu kawan-kawan coba juga. Tips ketika marah.
Nah saat marah terjadi beberpa kontrasi dalam diri, yakni sebagai berikut: Berubah wajahnya, meluap-luap darahnya, angota badannya menggeletar, tegang urat lehernya, keseluruhan badannya menggigil, tidak dapat mengontrol omongannya dan tidak jelas perlakuannya ketika itu akan keluar dari  mulutnya perkataan yang keji, kata-kata yang mengutuk dan mengumpat, dan boleh jadi keluar dari mulutnya perkataan yang haram.

Subhanaallah... sangat diperlukan perjuangan yang teramat sabar, yang bersungguh-sungguh, hingga seseorang dapat sabar dan mengalahkan nafsunya. Yang jelas, sabar dalam Islam tidak ada batasnya. Waallahu a’lam.


Nah untuk menghindarinya... Yuk kawan tak ada salahnya kan kalo kita mencoba tips-tips tersebut? J Insyaallah berhasil. Ehm... Yuk sama-sama mempersiapkan diri untuk tetap sabar dan mendapatkan jannahNya? J Barakaallah Fiikum. 



2 komentar:

“Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain [HR.MUSLIM no.91]. Barakaallah Fiikum :)